Hj. Nevi Zuairina Dukung Pemerintah Segera Atasi Krisis Gas di Kepri

Anggota Komisi XII DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya langkah cepat dan strategis dari pemerintah untuk mengatasi krisis pasokan gas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (Foto: Ist)
Anggota Komisi XII DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya langkah cepat dan strategis dari pemerintah untuk mengatasi krisis pasokan gas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (Foto: Ist)

Jakarta, - Anggota Komisi XII DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya langkah cepat dan strategis dari pemerintah untuk mengatasi krisis pasokan gas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga listrik serta menurunkan daya saing kawasan industri di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan spesifik Komisi XII ke Kepri pada 21 Maret 2025, yang juga dihadiri oleh Nevi Zuairina, ditemukan lonjakan harga gas bagi pembangkit listrik.

Situasi ini berpotensi meningkatkan tarif listrik industri dan residensial, yang pada akhirnya bisa mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

Menurut politisi PKS ini, Kepri adalah kawasan strategis dalam pengembangan industri nasional.

Kota Batam, misalnya, memiliki sekitar 30 kawasan industri dengan lebih dari 700 perusahaan, mayoritas bergerak di sektor manufaktur.

"Jika tidak segera ditangani, kenaikan biaya energi akibat defisit gas dan tingginya harga LNG dapat menyebabkan relokasi industri ke negara tetangga seperti Johor, Malaysia, yang menawarkan tarif listrik lebih stabil dan kompetitif," ujar Legislator Sumbar II ini.

Nevi menambahkan bahwa kondisi ini semakin memburuk dengan adanya defisit pasokan gas sekitar 53 BBTUD untuk sektor pembangkit dan retail di Kepri.

Akibatnya, pembangkit listrik harus mencampur gas pipa dengan LNG, yang mendorong kenaikan harga gas hingga USD 10–11 per MMBTU.

"Ketidakpastian pasokan energi ini menjadi ancaman bagi investor dan industri, terutama di tengah meningkatnya permintaan listrik untuk data center dan ekspansi industri lainnya," tegasnya.

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini