Ia juga menyesalkan bahwa Pilkada yang seharusnya menjadi ajang adu gagasan telah berubah menjadi perebutan kekuasaan yang mengorbankan nyawa.
Ia khawatir, dendam yang tertanam pasca-tragedi Pilkada Papua justru akan memperumit program kerja bupati terpilih.Baca juga: Andre Rosiade Ungkap Reaktivasi KA Sumbar Dimulai 27 Oktober, Jalur 15,3 Km Jadi Tahap Awal
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa jaminan KPU Pilkada yang damai dan adil adalah harga mati untuk memastikan demokrasi berjalan sehat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua Tengah. (***)
Editor : MS