Tak hanya itu, Fadly juga mengarahkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik.
“Dengan memaksimalkan media sosial, kita bisa memonitor sejauh mana pelayanan sampai kepada masyarakat,” tegasnya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edi Hasymi.Sebagai informasi, rincian dana operasional yang telah disalurkan meliputi:
- Kecamatan Lubuk Kilangan sebesar Rp737.880.000, terdiri dari insentif Ketua RT/RW Rp316.080.000, Guru TPQ/MDT Rp340.500.000, Imam Masjid Rp23.400.000, dana PAUD Rp3.900.000, dan Posyandu Rp54.000.000.
- Kecamatan Lubuk Begalung menerima Rp1.591.280.000, dengan rincian insentif RT/RW Rp835.380.000, Guru TPQ/TQA Rp398.450.000, MDTA/MDTW Rp185.250.000, Imam Masjid Rp23.400.000, PAUD Rp8.700.000, dan Posyandu Rp140.100.000.
- Kecamatan Pauh mendapatkan Rp816.510.000, yang terbagi atas insentif RT/RW Rp299.160.000, Guru TPQ/TQA Rp326.400.000, MDTA/MDTW Rp73.050.000, Imam Masjid Rp23.400.000, dana PAUD Rp7.050.000, dan Posyandu Rp87.000.000.
Dengan tuntasnya penyaluran ini, Pemerintah Kota Padang kembali menegaskan pentingnya pelayanan berbasis keadilan dan keberlanjutan untuk memperkuat daya saing kota di masa depan. (***)
Editor : MS


