Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga Pariaman di perantauan dan memperkuat dukungan terhadap pembangunan Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengajak seluruh anggota PKDP agar terus memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang konstruktif bersama Pemerintah Kota Padang.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara organisasi masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan dalam mendukung program-program pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami di Pemerintah Kota Padang sangat terbuka untuk duduk bersama PKDP. Jangan biarkan komunikasi kita terputus, sebab dalam perjalanan ke depan banyak hal yang bisa kita sinergikan. Semua elemen masyarakat, termasuk keluarga besar PKDP, kami undang untuk berpartisipasi membangun Kota Padang lima tahun ke depan,” ujar Fadly Amran tegas.
Wali Kota Padang termuda itu juga mengajak seluruh anggota PKDP untuk ikut serta menyukseskan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang.
Program-program tersebut mencakup Dubalang Kota, Sinergi Nagari, dan Smart Surau, yang masing-masing dirancang guna memperkuat nilai-nilai budaya Minangkabau dalam kehidupan perkotaan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDP Kota Padang, Amril Amin, menyampaikan harapannya agar seluruh anggota PKDP dapat menjadi teladan bagi masyarakat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kita wajib bangga menjadi urang Pariaman. Semangat kebersamaan dalam organisasi harus terus kita jaga dan wariskan. Kito harus saiyo saiko, saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Rancak di rantau, baguno di kampuang,” kata Amril Amin, yang juga anggota DPRD Kota Padang.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Wakil Ketua Umum DPP PKDP Irwan Sikumbang, Sekretaris DPW PKDP Sumatera Barat Hendra Anwar, serta Yusman Kasim selaku Penasehat PKDP dan Wakil Wali Kota Padang periode 2004–2009.
Acara Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, tetapi juga sebagai forum komunikasi yang mendorong partisipasi aktif masyarakat Pariaman di perantauan dalam pembangunan Kota Padang secara berkelanjutan. (***)
Editor : MS

