Muhammad Kholid ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, sementara posisi Bendahara Umum diamanahkan kepada Noerhadi.
Sementara itu, struktur pengurus lainnya melibatkan berbagai tokoh dari latar belakang akademisi, praktisi, hingga politisi muda partai.
Salah satu sorotan publik terhadap struktur baru ini adalah besarnya jumlah bidang-bidang yang dibentuk, mencakup mulai dari Advokasi, Pendidikan, Energi, hingga Digitalisasi dan Ekonomi Kreatif.
Bagi Rahmat, hal ini menunjukkan keseriusan partai untuk menjawab tantangan multidimensi di tengah kompleksitas persoalan bangsa.
"Ini bukan soal banyak-banyakan bidang, tapi soal keseriusan kita membangun spesialisasi isu. Kita ingin PKS hadir dengan pendekatan yang lebih teknokratis namun tetap membumi," ujarnya.
Rahmat berharap penugasan ini dapat menjadi medium konsolidasi dan akselerasi internal partai menuju Pemilu 2029.Dia mengajak semua kader PKS untuk tetap merawat semangat kolektif dan memperkuat literasi politik sebagai bekal menghadapi kontestasi mendatang.
"Kerja partai tidak selesai di pileg atau pilkada. Kita harus terus hadir untuk rakyat lewat kerja nyata dan kaderisasi politik yang sehat," pungkasnya.
Sebelumnya, Rahmat Saleh menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) DPW PKS Sumbar. (***)
Editor : MS