Surat Natsir dari Penjara Jadikan Jepang Raksasa Otomotif

Mohammad Natsir, ulama dan negarawan Indonesia, yang secara diam-diam membantu Jepang bangkit dari krisis energi lewat sepucuk surat dari balik penjara. (Foto: Ist)
Mohammad Natsir, ulama dan negarawan Indonesia, yang secara diam-diam membantu Jepang bangkit dari krisis energi lewat sepucuk surat dari balik penjara. (Foto: Ist)

Setelah itu ia duduk dan lama terdiam, sambil matanya menerawang. “Apakah kamu tahu nama Laksamana Maeda?” katanya.

“Ya, saya tahu.”

“Apakah kamu tahu namanya Nakasima San?”

“Wah saya tidak tahu.”

“Apakah kamu pernah mengdengar nama Raja Faisal dari Saudi?”

“Ya saya tahu.”

“Mereka adalah nama-nama yang punya hubungan spesial dengan (alm) Mohammad Natsir,” ujar Hamada San.

Hamada San adalah diplomat senior Jepang yang sudah puluhan tahun bertugas di Indonesia. Dia sangat mencintai Indonesia, salah satunya adalah karena kisah yang akan dia ceritakankepada saya.

Karena itulah dia tidak mau pindah-pindah tugas dan tetap berada di Indonesia hingga puluhan tahun.

Sebelum Hamada San bercerita dengan beberapa bekal nama Laksamana Maeda, Nakasima (Nakajima San), Raja Faisal dan Muhammad Natsir, saya teringat peristiwa 10 tahun lampau, tentang faksimil PM Jepang Keiici Miyazawa.

Editor : MS
Banner Komintau - Menteri
Bagikan

Berita Terkait
Terkini