Tak Kenal Lelah, Tim Gabungan Polres Solsel dan Polda Sumbar Tertibkan Tambang Ilegal di Sungai Batanghari

Tim gabungan Polres Solok Selatan dan Ditkrimsus Polda Sumbar saat melakukan operasi penertiban tambang ilegal di Sungai Batanghari, Minggu (27/7/2025). (Foto: Ist)
Tim gabungan Polres Solok Selatan dan Ditkrimsus Polda Sumbar saat melakukan operasi penertiban tambang ilegal di Sungai Batanghari, Minggu (27/7/2025). (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Upaya pemberantasan tambang emas ilegal di Kabupaten Solok Selatan terus digencarkan. Tim gabungan Satgas Anti Ilegal Mining Polres Solok Selatan bersama Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Barat kembali menggelar operasi penertiban di dua titik di Kecamatan Sungai Batanghari, pada Minggu (27/7/2025)

Penertiban ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan tanpa izin yang terjadi di Jorong Pulau Panjang, Nagari Lubuk Ulang Aling Induk.

Kapolres Solok Selatan, AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K. mengatakan operasi kali ini diperkuat langsung oleh personel dari Ditreskrimsus Polda Sumbar. Meski tidak ditemukan aktivitas tambang saat razia berlangsung, tim tetap melakukan langkah-langkah strategis.

“Meski tidak ditemukan kegiatan tambang saat penertiban, razia rutin seperti ini akan memberikan efek jera kepada para pelaku sehingga mereka mengurungkan niat untuk kembali beroperasi,” tegas AKBP Faisal.

Tim kemudian memusnahkan sejumlah fasilitas tambang seperti pondok dan box kayu (asbuk) yang ditinggalkan pelaku. Lokasi juga dipasangi garis polisi dan spanduk larangan tambang ilegal sebagai bentuk peringatan tegas.

Sementara itu, di lokasi berbeda, penertiban juga dilakukan oleh Kapolsek Sungai Batanghari, Iptu Hengki Ferdian, bersama personel Polsek di Jorong Sungai Penuh, Nagari Luas. Lokasi ini sebelumnya telah diberi tanda police line oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar.

Namun, tim mendapati aktivitas tambang masih berlangsung dengan pelaku menggunakan mesin robin. Saat akan dilakukan penindakan, pelaku berhasil melarikan diri karena situasi medan yang gelap dan tidak memungkinkan.

“Tim akhirnya mundur secara taktis demi keselamatan, dan seluruh personel berhasil kembali ke Polsek dengan selamat,” jelas Kapolres.

AKBP Faisal kembali menegaskan komitmen jajaran Polres Solok Selatan untuk tidak memberi ruang bagi praktik tambang ilegal.

“Kami akan bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika mengetahui adanya kegiatan pertambangan tanpa izin,” tutupnya. (***)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini