Peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia ini, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat, sebuah inisiatif besar yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Nasional Koperasi Merah Putih (Zulhas) mengatakan, secara hukum, sudah terbentuk sebanyak 80.081 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
"Hari ini, Presiden Republik Indonesia membuat sejarah baru bagi perjalanan bangsa Indonesia. Kita tidak hanya memperingati Hari Koperasi yang ke-78 bersama Dekopin. Tetapi hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia, dimana sebanyak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, remi diluncurkan dan beroperasi," ucapnya.
Pembentukan Koperasi Merah Putih ini, diharapkan bisa mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan di Tanah Air. Dan, memangkas rantai pasok distribusi, serta menghapus peran tengkulak dan rentenir, ulas Zulhas.
“Di Koperasdi Desa/Kelurahan Merah Putih, bisa menyediakan gerai-gerai, koperasi antara lain, seperti Klinik, Apotek, Kantor Koperasi dan Simpan Pinjam, Gerai Sembako dan Pangkalan LPG, Gerai Logistik, hingga Gerai Sarana Pertanian,” tutupnya.Diketahui, Kopdeskel Merah Putih, merupakan salah satu program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, yang operasionalisasi dan implementasinya berlangsung di seluruh daerah, bahkan hingga ke desa dan kelurahan di Indonesia.
Turut mendampingi Prabowo, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. Selain itu, turut hadir Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Najamudin, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Sementara Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia dan pejabat terkait lainnya, mengikuti secara daring. (J)
Editor : MS
