Gerak Bersama Cegah Stunting, Bukik Caliak Rawang Fokus Pantau Pertumbuhan Balita

Gerak Bersama Cegah Stunting, Bukik Caliak Rawang Fokus Pantau Pertumbuhan Balita
Gerak Bersama Cegah Stunting, Bukik Caliak Rawang Fokus Pantau Pertumbuhan Balita

Padang Pariaman-- Posyandu Bukik Caliak Rawang menggelar kegiatan pemantauan tumbuh kembang balita usia 0–59 bulan, Selasa (12/8-2025). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang didukung oleh kader posyandu dan bidan desa pada . Mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Nikhita Shabiha Noviana, Cinta Sheila, dan Ahmad Rizki.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pengukuran tinggi dan berat badan balita pada lima meja ukur yang disediakan. Setelah itu, orang tua balita mengikuti sesi konsultasi bersama bidan dan kader mengenai hasil pengukuran, serta membandingkan data pertumbuhan terbaru dengan hasil home visit sebelumnya. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta yang beruntung.

Dari 10 balita yang hadir, sebagian besar menunjukkan peningkatan tinggi badan dan berat badan, menandakan adanya perbaikan status gizi. Namun, terdapat beberapa balita yang belum menunjukkan perubahan signifikan sehingga akan menjadi fokus pemantauan selanjutnya. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan dan pemberian gizi seimbang, terlihat dari antusiasme mereka dalam berdiskusi dengan tenaga kesehatan.

Sebagai bentuk apresiasi, hadiah khusus diberikan kepada Adiva, bayi yang mencatat peningkatan tertinggi dalam pengukuran tinggi badan dan berat badan. Ketua tim pelaksana, Nikhita Shabiha Noviana, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam pencegahan stunting di wilayah Bukik Caliak Rawang. “Kerja sama antara mahasiswa, kader, dan bidan desa sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang anak terpantau dengan baik. Edukasi kepada orang tua juga menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader, dan tenaga kesehatan desa, diharapkan kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang di Bukik Caliak Rawang.(**)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - GorBanner Pernikahan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini