Selain itu, Wagub juga meminta agar seluruh perangkat pengaman diinventarisir secara menyeluruh. Menurutnya, langkah cepat harus dilakukan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang.
“Setiap kerusakan sekecil apa pun pada rambu peringatan harus dicatat, diperbaiki, dan diawasi. Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban lagi,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang diterima dari warga sekitar, Vasko juga menyoroti prosedur standar yang perlu diterapkan oleh PT KAI. Ia meminta agar masinis wajib membunyikan klakson kereta api sejak jarak jauh sebelum perlintasan sebidang.
“Hal ini penting agar masyarakat yang hendak melintas memiliki waktu yang cukup untuk bersiaga. Keselamatan publik harus menjadi prioritas utama,” kata Wagub.Saksi mata di lokasi kejadian, Edi (60), menuturkan bahwa minibus yang dikendarai Jihan Putri Soan bersama enam rekannya tengah melintasi rel ketika tiba-tiba kereta api datang dari arah Simpang Aru menuju Bandara Internasional Minangkabau. Mobil tersebut terseret sejauh 10 meter sebelum akhirnya terhenti. “Kami semua terkejut, suara tabrakannya keras sekali,” ungkapnya.
Editor : MS

