Di era digital, lanjut Muhidi, pelaku UMKM dituntut untuk terus meningkatkan keterampilan, berinovasi, dan mampu membaca kebutuhan pasar. “UMKM harus pandai mengambil hati konsumen. Jangan pernah berhenti berinovasi agar produk kita bisa berkembang dan bersaing,” katanya.
Baca juga: DPRD Sumbar Tetapkan Usul Prakarsa Ranperda Perubahan Terhadap Perda Penyelenggaraan Pendidikan
Muhidi juga mendorong para pelaku UMKM untuk saling berkoordinasi, berbagi ilmu, dan membangun kelompok usaha sebagai sarana memperkuat daya saing. Menurutnya, kebersamaan dan jejaring antarpelaku usaha akan mempercepat langkah menuju kesuksesan bersama.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta bimtek mendapatkan materi beragam, mulai dari strategi pemasaran, manajemen keuangan, hingga pengelolaan konten digital sebagai sarana promosi produk.
Salah seorang peserta, Tiwi, pelaku usaha minuman dari Jati, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan ilmu yang diberikan. Semoga ke depan UMKM di Sumbar semakin maju dan bisa bersaing lebih luas,” pungkasnya. (fai) Editor : MS

