"Mengembangluaskan literasi digital dan finansial, anak muda desa bisa jual produk (kopi, gambir, rendang, songket) dan pasar kan destinasi wisatanya lewat e-commerce, juga anak muda Sumbar harus kuat penguasaanbahasa internasional, baik Inggris maupun Arab dan Tiongkok,"ujar Ricky Donals.
Soal Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan, menurut Datuak Ricky Donals, tak usah diragukan, soalnya darah biru sektor ini hanya Sumbar yang punya.
"Sehingga itu masive kan inkubator bisnis pemuda, hub di Padang, Bukittinggi, Payakumbuh. Terus permudah Akses modal dan bangun koperasi digital yang mengcopas prinsip koperasi dilahirkan bapak koperasi bangsa Bung Hatta,"ungkapnya.
"Selain itu tentu peran ninik mamak dan alim ulama yang menjadi urek (urat) tungga dalam nagari, harus bapilin (menyatu kuat) kita semua stake holder melahirkan kembali generasi unggul Sumbar, republik ini rindu akan hadirnya Bung Hatta muda, Syahrir muda, Hamka muda dan Tan Malaka muda, yang membasuik (muncul) dari tanah minang,"ujar Datuak Ricky Donals.(***)
Editor : MS