“Keberhasilan penerapan metode ini sangat bergantung pada pemahaman yang utuh dari para pelaksana pengadaan, baik PPK, Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, maupun OPD teknis. Karena itu, pelatihan dan penyamaan persepsi seperti hari ini menjadi sangat penting dan strategis,” tegasnya.
Lebih lanjut, Didi menekankan beberapa poin penting. Pertama, katalog konstruksi bukan sekadar proses pengadaan cepat, tetapi tetap harus memenuhi prinsip dasar pengadaan efektif, efisien, terbuka, dan akuntabel. Kedua, mini kompetisi memberikan ruang persaingan sehat antarpenyedia yang telah terdaftar dalam katalog, dengan tetap menjaga mutu dan transparansi. Ketiga, implementasi Inaproc versi 6 memerlukan keterampilan teknis, sehingga pelatihan ini menjadi kesempatan emas untuk memahami prosesnya secara menyeluruh. “Pemerintah Kota Padang berkomitmen mempercepat belanja daerah secara akuntabel. Untuk itu, diperlukan komunikasi lintas sektor dan keselarasan pemahaman antara UKPBJ, PPK, OPD teknis, serta penyedia jasa agar pengadaan berjalan lancar dan hasilnya berkualitas,” pungkasnya.(MA / Charlie)
Editor :
MS