" Kondisi keluarga yang berbeda tentunya memiliki masalah berbeda pula, sehingga perlu solusi berbeda. Muaranya, berbagai masalah keluarga sebenarnya dapat diminimalisir, jika setiap pasangan memiliki perencanaan keluarga yang baik untuk mewujudkan ketahanan keluarga," jelas Nurfirman Wansyah.
Kepada peserta Bimtek, Nurfirman Wansyah mengajak untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik, karena pemateri pada kegiatan ini adalah orang-orang yang sangat kompeten dan memiliki ilmu terkait berbagai cara dan teknik dalam mewujudkan ketahanan keluarga.
Dikesempatan itu, Nurfirman Wansyah juga memaparkan beberapa hal penting yang mesti menjadi perhatian serius setiap keluarga, diantaranya mendalami dan mengamalkan ilmu Agama. Selain itu juga perlunya membangun fungsi Sosial Budaya, Fungsi Cinta Kasih, dan Fungsi Sosilisasi dan pendidikan serta fungsi reproduksi, ekonomi dan fungsi perlindungan keluarga," ajaknya.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kadis P3AP2KB Provinsi Sumbar, dr. Herlin Sridiani, M. Kes, Kadis P2KB, PP & PA Solok Selatan dr. Erawati, Wakil Ketua P2TP2A Provinsi Sumbar, Dra. Hj. Daslinur, Dr. H. Budiman Dt. Malano Garang (LKAAM Sumbar), Panpel Bimtek Kabid Kabid PPKB, Zulkarnaini, ST,MM serta ratusan masyarakat dari berbagai unsur.Hebatnya usai pemateri dari P2TP2A Provinsi Sumbar Hj. Daslinur menyampaikan materi, salah seorang peserta spontan minta pencerahan dalam menghadapi kehidupan berumah tangga, pasalnya dirinya baru hendak menuju berumah tangga, namun terkendala dengan perasaan dan cerita-cerita lainnya.
Editor : MS

