Jefrinal menambahkan, proses semacam ini menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan sosial, dan kolaboratif di kalangan pelajar, serta membentuk karakter yang kuat, cerdas secara intelektual dan emosional, dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.
Ia berharap melalui Skolart Fest 2025, akan lahir lebih banyak pelajar yang kreatif, berbudaya, dan berkarakter, yang kelak menjadi agen perubahan di masa depan.
Lebih lanjut, Jefrinal menyebut Skolart Fest memiliki makna strategis karena sejalan dengan program Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bidang seni dan budaya yang dicanangkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Program ini bertujuan membangun ekosistem pembinaan talenta sejak usia dini agar pelajar dan mahasiswa berbakat di bidang seni memiliki jalur pengembangan karier yang berkelanjutan, mulai dari identifikasi, inkubasi, hingga aktualisasi.
“Dalam konteks ini, Skolart Fest 2025 menjadi salah satu simpul penting di daerah dalam membangun jejaring pembinaan talenta seni di Sumatera Barat. Kegiatan ini melibatkan sepuluh sekolah yang berproses intensif bersama para seniman mulai dari pelatihan, pendalaman manajemen pertunjukan, hingga pementasan karya seni berbasis nilai-nilai budaya lokal,” tutup Jefrinal. (***) Editor : MS