200 ribu warga yang mengikuti simulasi berada di 55 kelurahan dan 8 kecamatan berada di wilayah pesisir pantai yang rawan gempa dan tsunami. Sesuai kajian risiko bencana Kota Padang tahun 2023, seluruh kelurahan tersebut berisiko terdampak gempa dan tsunami.
Delapan kecamatan itu yakni Bungus Teluk Kabung dengan enam kelurahan, Koto Tangah (11 kelurahan), Nanggalo (6 kelurahan), Padang Barat (10 kelurahan), Padang Selatan (11 kelurahan), Padang Timur (3 kelurahan), Padang Utara (7 kelurahan).
Warga yang mengikuti simulasi melibatkan siswa sekolah dasar, menangah dan tingkat atas. Kemudian mahasiswa di perguruan tinggi, hotel, rumah sakit, perusahaan swasta, pasar dan sebagainya.
Tepat jam 10.00 WIB sirene berbunyi sebagai tanda peringatan terjadi gempa diiringi tsunami. Begitu peringatan dini tsunami dibunyikan, petugas memberikan arahan kepada warga untuk menyelematkan diri ke tempat evakuasi yang telah ditentukan. Petugas mengarahkan bagi warga untuk menyelematkan diri antara 20-30 menit (golden time). (***)
Editor : MS