Padang, - Yayasan Hasanah (Hasanah) Malaysia melalui Direktur dan Wali Amanat, Siti Kamariah Ahmad Subki bersama delegasi ke agenda World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2025. Yayasan ini adalah milik dana kekayaan negara Malaysia, Khazanah.
Hasanah berdiri sebagai lembaga pemberi hibah yang independen pada 1 Juli 2015, dengan tujuan menciptakan dampak sosial yang lebih besar sebagai pelengkap upaya Khazanah dalam memajukan Malaysia.
Hasanah berfokus pada pemberian hibah dan dukungan pengembangan kapasitas dalam isu-isu komunitas, sosial, dan lingkungan di Malaysia.
Hasanah bekerja untuk mempertemukan para pembuat kebijakan, organisasi masyarakat sipil, korporasi, dan komunitas lokal guna mewujudkan dampak kolektif bagi masyarakat dan lingkungan. Salah satu bidang kerja Hasanah adalah mendukung UKM di Malaysia.
Hasanah merupakan sponsor World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) di Padang, Indonesia pada 26–28 November.
1. Seadling (perusahaan yang menjual solusi berbasis rumput laut),
2. tangankraf (perusahaan yang menjual seni dan kerajinan terbaik dari Malaysia),
3. Antares Ventures (perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi transformatif seperti energi dan pertanian),
4. AtoZ Carbon Cycle (perusahaan yang berfokus pada pengembangan teknologi ekonomi berkelanjutan seperti biodiesel, mikroalga, dan black soldier fly), dan
Editor : Editor