Saat Bencana, Padang Terima Dua Penghargaan

Pemkot Padang menerima penghargaan Innovative Government Award 2025 dari Kemendagri di Jakarta. (Foto: Ist)
Pemkot Padang menerima penghargaan Innovative Government Award 2025 dari Kemendagri di Jakarta. (Foto: Ist)

Padang, - Kota Padang sedang dirundung duka. Banjir bandang menerjang pada 28 November 2025 lalu. Hingga kini Kota Padang masih dalam masa tanggap darurat bencana.

Meski sedang dirundung duka, pelipur lara datang dari pemerintah pusat. Dua penghargaan diraih Kota Padang dalam kurun waktu berdekatan.

Teranyar, penghargaan datang dari Kementerian Dalam Negeri. Kota Padang ditetapkan sebagai daerah kategori "Sangat Inovatif" atas komitmen dan keberhasilan dalam mendorong inovasi tata kelola pemerintahan, layanan publik, dan pemberdayaan masyarakat. Penghargaan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 diterima di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Feri Mulyani Hamid, M.Biomed menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pengakuan yang diberikan oleh Kemendagri ini.

"Penghargaan IGA kategori 'Sangat Inovatif' ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh Perangkat Daerah, Puskesmas dan Sekolah di Kota Padang. Ini membuktikan bahwa semangat berinovasi dapat memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif," ujarnya saat mewakili Wali Kota Padang.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dijelaskan dr Feri Mulyani Hamid, di bawah kepemimpinan Walikota Fadly Amran dan Wakil Walikota Maigus Nasir, Pemko Padang telah menempatkan inovasi sebagai pilar utama untuk mewujudkan Visi: “Mewujudkan Kota Padang Sebagai Kota Sehat, Kota Pintar, dan Kota Perdagangan yang Berbasis Budaya dan Berdaya Saing”.

Komitmen ini dioperasionalkan melalui sembilan program unggulan (Progul) dengan total 40 aktivasi yang menjadi target kinerja percepatan pembangunan, diantaranya Smart Surau dan Padang Sigap.

Diketahui, IGA Award merupakan tolok ukur nasional yang menilai tingkat inovasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Pengakuan ini memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu daerah terdepan yang adaptif terhadap perubahan dan mampu menciptakan solusi-solusi kreatif terhadap tantangan pembangunan daerah.

"Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus menjadikan inovasi sebagai budaya kerja utama, memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang diluncurkan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan percepatan pembangunan daerah," ungkap Staf Ahli Wali Kota Padang itu.

Terpisah, Kepala Bappeda Kota Padang, Yenni Yuliza, ST, MT menyampaikan komitmen Pemko Padang terhadap inovasi.

Editor : Editor
Banner Ulang Tahun Gerindra ke 8
Bagikan

Berita Terkait
Terkini