Bukitinggi — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (FK UNP) menerima kunjungan resmi Tim Pembina Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) dalam rangka persiapan pendirian Program Studi Kedokteran Gigi (Prodi KG) di UNP pada 28-29 Oktober 2025. Kegiatan ini meliputi peninjauan sarana dan prasarana di lingkungan FK UNP serta kunjungan ke dua rumah sakit jejaring yang diusulkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan, yakni RSUD Kota Bukittinggi dan RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Humas UNP, Kamis (6/11/2025) Dekan FK UNP, Dr. dr. Rika Susanti, Sp.FM., Subsp. EM(K), menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan dukungan FKG UGM serta seluruh mitra yang terlibat. “Kolaborasi ini merupakan pondasi penting bagi UNP dalam mewujudkan Program Studi Kedokteran Gigi yang bermutu, relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, dan berdaya saing nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui sinergi universitas, pemerintah daerah, dan fasilitas layanan kesehatan, FK UNP berkomitmen menghadirkan pendidikan kedokteran gigi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat di Sumatera Barat dan sekitarnya.
Tim Pembina FKG UGM dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Rosa Amalia, M.Kes., Ph.D., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama, drg. Trianna Wahyu Utami, M.DSc., Ph.D., beserta rombongan. Kedatangan mereka disambut oleh jajaran pimpinan FK UNP. Turut hadir dalam kegiatan ini dr. Muryani Dhatri, M.Kes. (Direktur RSUD Kota Bukittinggi), Ramli Andrian, SKM., MKM. (Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi), dr. Elfitrimelly, Sp.A (Direktur RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh), serta dr. Rahmi Fithria, M.Si. selaku Ketua Tim Task Force Pendirian Prodi Kedokteran Gigi UNP.Kegiatan diawali dengan pemaparan rencana pendirian Prodi Kedokteran Gigi UNP yang menekankan kesiapan akademik, kurikulum berbasis kompetensi, serta kebutuhan penguatan sumber daya manusia baik dokter gigi umum maupun spesialis. Pemaparan juga memuat peta jalan pengembangan klinik pendidikan gigi dan mulut yang menjadi bagian penting dari sistem pembelajaran profesional.
Editor : MS