“Kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, melainkan ditempa oleh waktu dan keikhlasan. Para pahlawan tidak berebut jabatan, tetapi kembali ke rakyat dan melanjutkan pengabdian,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Nilai-nilai perjuangan itu, katanya, kini diwujudkan melalui kerja nyata membangun bangsa yang adil, maju, dan berdaya saing.
Dalam amanat tersebut juga disinggung semangat perjuangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya—kuat, cerdas, sehat, dan berkeadilan sosial.
“Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan para pahlawan tidak padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak nyata bagi bangsa,” tutup Prof. Refnaldi.Upacara diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta satuan pengamanan UNP. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir upacara.(Syf/Humas UNP)
Editor : MS
