Setelah kegiatan di MTsN 06, tim pengabdian melanjutkan kegiatan ke Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie untuk menyalurkan hygiene kit kepada masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan ini disaksikan langsung oleh Wali Nagari beserta perangkat nagari setempat. Dalam kegiatan tersebut, tim sekaligus menyampaikan tujuan penyaluran bantuan sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan kebersihan dan kesehatan pascabencana, mengingat kondisi lingkungan pascabencana berpotensi meningkatkan risiko penyakit. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis dan dilanjutkan dengan pendataan penerima manfaat bersama perangkat nagari agar distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.
Sorotan utama dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah fokus pada dukungan kepada peserta didik berkebutuhan khusus di SLB Al Aziz Munawarrah, Nagari IV Koto Hilie. Tim secara langsung menyerahkan paket hygiene kit kepada peserta didik dan pihak sekolah dengan pendekatan yang humanis serta inklusif. Bantuan tersebut tidak hanya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar kebersihan, tetapi juga ditujukan untuk memberikan dukungan moral dan rasa aman bagi peserta didik berkebutuhan khusus, yang seringkali menghadapi tantangan tambahan dalam masa pemulihan pascabencana.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari pemerintah daerah, pihak sekolah, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas institusi antara Universitas Andalas, Universitas Ekasakti, dan Yayasan Tabik.DC dinilai memperkuat sinergi dalam penanggulangan dampak bencana dan pemulihan pendidikan, khususnya bagi kelompok rentan dan inklusif.
Menutup kegiatan, tim pengabdian melakukan evaluasi internal atas pelaksanaan program yang telah dilaksanakan. Evaluasi ini menyimpulkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sudah sesuai dengan rencana yang telah disusun dan berdampak signifikan bagi keberlanjutan proses pendidikan dan kesejahteraan psikologis peserta didik. Salah satu catatan penting dari evaluasi adalah perlunya penguatan durasi pendampingan psikososial serta perluasan koordinasi lanjutan dengan pemangku kepentingan lokal untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di masa depan. Editor : MS