Rumah kananya tidak besar tapi satu ruko. Tersusun beberapa meja. Dinding bagian dalam dilukis sedemikian rupa. Foto-foto rumah gadang, Kelok Sembilan dan Jam Gadang.
Di etalase selain merek ikonik masakan Padang, juga gambar rumah Istano Pagaruyung. Tak satu tapi dua. Tanpa foto-foto itupun, rumah makan ini, sudah identik dengan urang awak karena mereknya dibuat setengah melingkar di kaca etalase.Diikuti kata-kata “masakan padang” dengan cat kuning. Brand semacam inilah yang dikenal di seluruh Indonesia.
Sebungkus yang tadi dibeli kami makan di gerai kopi Rinaldi di pangkal jembatan kembar Kuala Simpang.
“Mau kemana Pak?” Tanya sehabis kamj makan
“Waduh jadi kami ditinggal, hati-hati Pak. Jaga kesehatan,” katanya. Mobil pun cigin ke Medan, tiga jam. (***)
Editor : Editor

