“Satu kursi DPR RI yang kami raih tidak bisa dilepaskan dari dukungan dan rekomendasi PWM Sumbar,” tegasnya.
Karena itu, Alex meminta seluruh pengurus cabang PDI Perjuangan di Sumatera Barat untuk aktif membangun komunikasi dengan pengurus Muhammadiyah di daerah masing-masing.
Strategi ini dinilai penting agar program kerakyatan dapat berjalan lebih efektif.
“Ke depan, program sosial dan kerakyatan bisa dilakukan melalui partai. Sementara penguatan keagamaannya bersama Muhammadiyah,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Alex juga mengumumkan dua pengurus cabang PDI Perjuangan yang aktif menggelar kegiatan Ramadan 2026, yakni di Kabupaten Agam dan Kota Padang.
Kedua daerah itu mengadakan Daurah Tahfizh Al-Qur’an sebagai bagian dari kegiatan pembinaan generasi muda selama bulan suci.
Program ini, menurut Alex, merupakan bentuk komitmen partai dalam mendukung pendidikan keagamaan serta penguatan karakter generasi muda.Sementara itu, dalam tausyiahnya, Buya Bakhtiar menjelaskan bahwa puasa Ramadan bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga harus melahirkan kesalehan sosial.
Ia menukil makna puasa dalam QS Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan bahwa tujuan akhir puasa adalah menjadikan manusia bertakwa.
“Puasa harus melahirkan komitmen terhadap kebajikan. Artinya, kesalehan ritual harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial,” jelasnya.
Editor : Editor
