Lebih lanjut, ia mengibaratkan makna takwa seperti unta yang berjalan hati-hati di padang pasir yang dipenuhi batu tajam dan duri.
Analogi itu menggambarkan bahwa seseorang yang bertakwa akan sangat berhati-hati dalam setiap tindakan agar tidak merugikan orang lain.
Dalam kesempatan yang sama, Buya Bakhtiar juga menjelaskan bahwa Muhammadiyah secara khusus merekomendasikan kader muda untuk berkiprah di PDI Perjuangan.
Salah satunya adalah Muhammad Fakhri, yang sebelumnya menjabat Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sumbar.Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat jalur komunikasi dan silaturahmi antara Muhammadiyah dan partai politik.
“Kami sengaja mengutus seorang aktivis muda Muhammadiyah agar bisa berkiprah di PDI Perjuangan. Semoga silaturahmi ini terus memberi kemaslahatan bagi umat,” kata Buya Bakhtiar. (***)
Editor : Editor
