Macet Parah Kelok 9! Ini Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Sumbar-Riau

Kepadatan kendaraan arus balik Lebaran 2026 di kawasan Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Ist)
Kepadatan kendaraan arus balik Lebaran 2026 di kawasan Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Ist)

Limapuluh Kota, - Arus balik Lebaran 2026 di jalur Sumatera Barat–Riau membludak. Kepadatan kendaraan di kawasan Kelok 9 bahkan memicu rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) untuk mengurai kemacetan.

Lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak Minggu malam. Hingga Senin (23/3/2026), arus kendaraan terus meningkat, terutama dari arah Sumatera Barat menuju Riau.

Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerapkan skema one way Kelok 9 untuk menjaga kelancaran arus balik.

Pengaturan dilakukan dengan membagi jalur berdasarkan arah kendaraan. Arus dari Limapuluh Kota menuju Riau dialihkan melalui jalur lama Kelok 9. Sementara itu, kendaraan dari arah Riau menuju Sumatera Barat diarahkan melewati jalur flyover.

Selain itu, langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan macet.

Sejumlah titik kemacetan terpantau mengalami kepadatan tinggi. Di antaranya Simpang Tanjung Pati yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.

Kemudian, kepadatan juga terjadi di kawasan Sarilamak, tepatnya di sekitar Kantor Bupati Limapuluh Kota. Tidak hanya itu, pintu masuk objek wisata Lembah Harau turut dipadati kendaraan wisatawan.

Dengan demikian, pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.

Selain sistem satu arah, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas tambahan. Kendaraan dari arah Riau menuju Kota Payakumbuh dialihkan melalui Simpang Boncah menuju Nagari Taram, lalu ke Payobasung hingga Jalan Ngalau menuju Bukittinggi.

Sementara itu, kendaraan dari arah Sumbar menuju Riau tetap diarahkan melalui jalur utama.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini