“Menindaklanjuti perintah Pak Menteri, kami menghadirkan pelatihan untuk memajukan content creator dan digital journalism dengan menghadirkan praktisi profesional,” ujarnya pada pembukaan Jum'at (17/4/2026).
Ia menjelaskan, Pariaman dipilih karena memiliki potensi budaya dan alam yang besar, namun masih membutuhkan penguatan promosi digital.
“Kenapa kita memilih Pariaman? Karena saat kami turun langsung bersama Pak Menteri, potensi budaya dan alamnya luar biasa, tetapi promosi masih perlu dikembangkan,” katanya.
Cecep menambahkan, konsep native advertising menjadi solusi di tengah kejenuhan masyarakat terhadap iklan konvensional yang cenderung hard selling. Editor : MS

