Selain itu, Mentawai juga memiliki kawasan mangrove yang luas dan berpotensi dikembangkan menjadi wisata edukasi dan wisata bahari berbasis lingkungan.
Baca juga: Wisuda Tahfiz Ar Risalah, Sekdaprov Sumbar Soroti Pentingnya Keseimbangan Ilmu dan Akhlak
“Hutan mangrove disana juga luas, itu bisa dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat, sekaligus menjaga ekosistem pantai dan menjadi tempat pemijahan ikan,” ujarnya.
Namun di tengah besarnya potensi tersebut, Mahyeldi menyoroti pesatnya pertumbuhan resort di Mentawai yang dinilai perlu diimbangi pengawasan dan penataan regulasi yang lebih ketat. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, jumlah resort di Mentawai saat ini mencapai sekitar 223 unit.
Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan kepastian legalitas usaha, perlindungan lingkungan, dan optimalisasi kontribusi terhadap PAD daerah.“Terdapat peluang besar untuk meningkatkan PAD dari pemanfaatan ruang laut dan aktivitas wisata di sekitar resort,” katanya.
Editor : MS

