Film Indonesia Menang di Prancis, Cerita Yogyakarta Pukau Cannes 2026

Sutradara Berthold Wahjudi dan produser Annisa Adjam. (Foto: Ist)
Sutradara Berthold Wahjudi dan produser Annisa Adjam. (Foto: Ist)

Annisa Adjam, produser dari Indonesia sekaligus pendiri Aftersun Creative, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Bisa membuat film berlatar di Jogja dengan perspektif minoritas, orang dengan kultur campuran seperti ini, lalu mendapatkan reaksi yang sangat baik dari penonton Cannes kemarin, menjadi pengalaman yang sangat berarti buat kami. Harapannya justru ini menjadi pembuka agar Yanto bisa terus berpetualang ke berbagai ruang menonton, khususnya di Indonesia dan berbagai negara lainnya,” ujar Annisa.

Film ini melakukan world premiere pada 19 Mei 2026 dalam kompetisi resmi Critics’ Week, sebelum akhirnya membawa pulang penghargaan dari CANAL , sebuah platform distribusi dan jaringan televisi ternama di Prancis.

Kehadiran Annisa Adjam bersama produser Bagus Suitrawan di Cannes menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional bagi film independen Indonesia, sekaligus membuka peluang perjalanan festival selanjutnya bagi VATERLAND or A Bule Named Yanto.

Cannes Critics’ Week sendiri dikenal sebagai program paralel yang secara khusus berfokus pada karya sutradara pendatang baru dan kerap menjadi batu loncatan penting bagi sineas-sineas berbakat di kancah perfilman dunia. (***)

Editor : Editor
Banner Infografis
Bagikan

Berita Terkait
Terkini