Menurutnya, pengawasan penggunaan media digital oleh anak-anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial secara luas.
“Kita ingin anak-anak Sumatera Barat tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangan usianya,” ucap Mahyeldi.
Di akhir amanatnya, Mahyeldi mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta penggerak semangat bersama dalam mendukung pembangunan bangsa yang berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan rakyat.Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Provinsi Sumbar berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. (adpsb/rmz/bud)
Editor : MS