Pemkab Padang Pariaman Gandeng Bank Mandiri, Percepat Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah

Pemkab Padang Pariaman Gandeng Bank Mandiri, Percepat Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah
Pemkab Padang Pariaman Gandeng Bank Mandiri, Percepat Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah

PADANG — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Kali ini, Pemkab mulai menjajaki kerja sama strategis dengan Bank Mandiri untuk menghadirkan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai dan terintegrasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Padang Pariaman dalam memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), sekaligus mendukung visi digitalisasi yang diusung Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat.

Pembahasan kerja sama berlangsung di Kantor Pusat Bank Mandiri Area Padang, Kamis (7/5/2026). Pertemuan itu dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Padang Pariaman Muhammad Fadhly bersama jajaran BPKD dan Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama. Dari pihak Bank Mandiri hadir Branch Manager Area Padang Fery Cahyono beserta tim.

Kepala BPKD Padang Pariaman Muhammad Fadhly mengatakan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Bank Indonesia dan Kementerian Koordinator Perekonomian di Yogyakarta terkait penguatan digitalisasi transaksi daerah.

Menurut Fadhly, saat ini layanan elektronifikasi transaksi di Padang Pariaman masih perlu diperluas, terutama dalam penyediaan berbagai kanal pembayaran digital seperti QRIS dan virtual account untuk pajak maupun retribusi daerah.

“Kerja sama ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kemudahan pembayaran pajak dan retribusi secara digital, cepat, dan transparan,” ujar Fadhly.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkab Padang Pariaman juga telah mengembangkan inovasi pembayaran digital bersama Bank Nagari melalui program Pak Kris untuk layanan pajak daerah. Namun, kehadiran Bank Mandiri diharapkan mampu memperluas pilihan kanal pembayaran sekaligus memperkuat ekosistem transaksi non-tunai di daerah.

Fadhly menilai perubahan perilaku masyarakat yang semakin akrab dengan layanan digital menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Peluang peningkatan PAD akan semakin terbuka dengan tersedianya berbagai kanal pembayaran digital atau cashless yang mudah diakses masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager Bank Mandiri Area Padang Fery Cahyono menegaskan kesiapan pihaknya mendukung modernisasi layanan keuangan daerah di Kabupaten Padang Pariaman.

Editor : MS
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini