"Tidak benar kalau banyak yang bilang BUMN tidak pernah untung. Itu keliru," tegas Dony membantah anggapan miring yang kerap muncul.
Kontribusi BUMN ke kas negara juga sangat besar. Ia mengungkapkan, hingga kuartal I 2026, BUMN telah menyetorkan pajak sekitar Rp215 triliun dan menyumbang hampir sepertiga dari APBN.
Profil dan Kekayaan Dony Oskaria yang duduk di kursi panas Danantara ini,
berikut profil singkatnya yang dirangkum dari berbagai sumber:- Umur dan Asal: 56 tahun, lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat pada 26 September 1969.
- Pendidikan: S1 Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) dan MBA dari The Asian Institute of Management, Filipina.
- Jabatan Saat Ini: Kepala BP BUMN, Plt Menteri BUMN, serta COO Danantara Indonesia.
- Awal Karier: Memulai perjalanan bisnisnya sebagai call center di Bank Universal dan sempat menjadi CEO di sejumlah perusahaan CT Corp milik Chairul Tanjung.
- Harta Kekayaan: Berdasarkan LHKPN 2023, total kekayaannya tercatat mencapai Rp29,88 miliar, didominasi oleh aset tanah dan bangunan senilai Rp19,81 miliar. Meski begitu, ia tercatat memiliki utang sekitar Rp16,79 miliar.
Di sisi lain, Dony juga mengambil langkah tegas dengan merestrukturisasi BUMN yang bermasalah. Salah satunya adalah rencana penutupan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) di Bandung yang dinilai sudah tidak sehat karena pengelolaan sebelumnya tidak terintegrasi. (***)
Editor : Editor