Rusak Alam Lewat Tambang Liar, Tunggulah Persekot Azab Allah

Infografis.
Infografis.

Ia mencontohkan maraknya penambangan liar di Sumatra Barat yang viral di berbagai media. Peringatan terhadap praktik tersebut seakan tak mempan, barangkali karena kalah kuasa. Hal ini, katanya, sejalan dengan Surat Ar-Rum ayat 41: telah tampak kerusakan di darat dan di laut akibat perbuatan tangan manusia, agar Allah menimpakan sebagian akibat perbuatan mereka supaya mereka kembali ke jalan yang benar.

Ustad Afdholi juga mengingatkan bahwa Alquran yang diturunkan kepada Rasulullah SAW telah mengatur seluruh kompleksitas kehidupan hingga hari akhir. Merusak alam, bahkan menyakiti hewan, menurutnya bisa menghalangi seorang muslim masuk surga, apalagi menyakiti sesama manusia.

"Surga adalah nikmat, namun ada yang lebih agung dari surga, yaitu berjumpa dengan Sang Khalik. Muslim berusia 40 tahun ke atas seharusnya tidak sekadar membaca dan menghafal Alquran, tetapi memahami maknanya dan mengaktualkannya dalam kehidupan," pungkasnya.

Dalam tausiyah tersebut, ia juga menyebut tiga amalan untuk menghadapi dan membendung musibah, yaitu memakmurkan masjid, mencintai sesama, dan rajin beristigfar, yang bersumber dari hadis qudsi. (***)

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini