TERENGGANU — Pemerintah Terengganu, Malaysia, terus mematangkan persiapan menjelang penyelenggaraan Kejuaraan Olimpiade Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan Workshop Pariwisata Berkelanjutan Asia Tenggara dan Asia Pasifik 2026 yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Visit Malaysia Year 2026 sekaligus memperkuat sektor edu-pariwisata di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.
Selain agenda utama tersebut, panitia juga akan menyelenggarakan Young IMT-GT Islamic Scholar Summit pada 2–6 Agustus 2026 di Fakultas Pengajian dan Pendidikan Islam serta Sains Sosial (FPEPS) Universiti Malaysia Terengganu (UMT). Kegiatan itu akan diikuti sekitar 100 siswa kelas 6 dan mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand melalui kerja sama dengan Institut Agama Islam Makassar, Indonesia.
Berbagai rapat koordinasi telah dilakukan guna mematangkan pelaksanaan kegiatan. Rapat persiapan terakhir dipimpin Wakil Direktur Pendidikan Terengganu, Haji Nazli Muda, dan dihadiri Dato Indera Wan Ahmad Samir Wan Mohd Noor selaku Focal Person Provinsi Terengganu, Ketua Hubungan Putri Islam Terengganu, serta Ketua Panitia Homestay Teluk Ketapang, Asmi bin Abdul Aziz.Berdasarkan informasi resmi yang diperoleh dari Terengganu, Kejuaraan Olimpiade Asia Tenggara dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan untuk siswa SD dan SMP akan digelar pada 17–20 Agustus 2026 di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 450 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa.
Editor : MS