Lanjutkan Pemulihan, PMI Sumbar Salurkan 1.500 Paket School KIT untuk Anak-anak Terdampak Bencana

Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar menyerahkan paket School KIT secara simbolis kepada salah satu anak korban bencana di Huntara Taratak Baru, Bayang Utara, Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026). (Foto: Ist)
Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar menyerahkan paket School KIT secara simbolis kepada salah satu anak korban bencana di Huntara Taratak Baru, Bayang Utara, Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026). (Foto: Ist)

Pesisir Selatan, - Memenuhi komitmen untuk terus melanjutkan pemulihan pasca-bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban bencana.

Sebanyak 1.500 paket School Kit disalurkan kepada pelajar yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di tiga kabupaten, yaitu Agam, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar, pada Senin (1/6/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud implementasi dari pesan Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, bahwa PMI siap memberikan layanan kemanusiaan hingga masyarakat benar-benar pulih. Bantuan yang bersumber dari Hongkong Red Cross ini mulai didistribusikan di Huntara Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) dan Logistik PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan, menyampaikan bahwa setiap daerah penerima bantuan akan mendapatkan jatah yang sama.

"Masing-masing daerah mendapatkan 500 paket School KIT. Distribusi akan dilakukan bertahap, hari ini di Pesisir Selatan, besok menyusul ke Kecamatan Batang, Batang Kapas, dan daerah terdampak lainnya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar," ujar Hidayatul di lokasi distribusi.

Ia menambahkan bahwa proses pendistribusian ditargetkan selesai hingga tanggal 4 Juni mendatang. "Kami sudah berbagi tugas untuk proses pendistribusiannya dan semoga dapat tersalurkan sesuai jadwal yang sudah direncanakan," tambahnya.

Satu paket School KIT yang diberikan berisi tas sekolah, botol minuman, box makanan, serta alat tulis seperti pulpen, buku tulis, penggaris, penghapus, dan kotak pensil. Diketahui, nilai satu paket School Kit mencapai Rp517.000.

"Jadi kalau ditotalkan semuanya, Sumbar mendapat kurang lebih bantuan senilai Rp775.500.000," terang Hidayatul.

Hidayatul juga menuturkan bahwa pada waktu yang sama, bantuan serupa juga disalurkan PMI kepada dua provinsi lain, yakni Aceh dan Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar Dt Bagindo Kayo, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Hongkong Red Cross atas kepedulian yang ditunjukkan. Ia berharap PMI Kabupaten yang menerima amanah dapat menjalankan tugasnya dengan transparan.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black OutBanner JPS - Bola
Bagikan

Berita Terkait
Terkini