Padang, - Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi membuka Program Pembinaan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi 101 warga binaan Lapas Kelas IIA Padang, Kamis (23/7/2026) di Aula Sahardjo.
Program ini merupakan kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Padang dengan Yayasan Pendidikan Gempita Sumatera Barat, guna memenuhi hak pendidikan serta membekali bekal ilmu akademik sebelum kembali ke masyarakat.
Hadir dalam acara Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar Kunrat Kasmiri, Kalapas Kelas IIA Padang Ronaldo Devinci Talesa, Kepala PKBM Gempita Sumbar Silvia Sismona, serta para pejabat struktural lingkungan Kanwil dan Lapas.
Fadly Amran menyambut baik langkah ini yang selaras dengan Program Unggulan Padang Juara dan Padang Melayani.
“Pemko siap memperkuat sinergi, termasuk pengembangan pelatihan keterampilan seperti servis AC, menjahit, hingga perbaikan kendaraan. Ijazah kesetaraan setara pendidikan formal, membuka peluang bekerja maupun melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya mengimbau peserta belajar sungguh-sungguh hingga selesai.
Kunrat Kasmiri menegaskan program ini amanat UU No 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.“Pendidikan adalah kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Diharapkan dilengkapi pelatihan vokasi agar warga binaan kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif,” katanya.
Kalapas Ronaldo Devinci Talesa menjelaskan dari total 671 penghuni, terpilih 101 peserta melalui seleksi motivasi belajar, masa pidana, dan komitmen menyelesaikan pendidikan.
“Ini pertama kalinya diselenggarakan di Lapas Padang. Pembelajaran akan didampingi tutor PKBM Gempita dengan modul lengkap,” ucapnya.
Silvia Sismona menambahkan program ini mendukung upaya Pemko menuntaskan Anak Tidak Sekolah.
Editor : Editor
