Hal tersebut dibuktikan melalui hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menunjukkan capaian siswa relatif merata di berbagai sekolah.
"Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil TKA menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing," katanya.
Adapun jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal di sekitar sekolah tujuan. Jalur afirmasi diberikan kepada keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan. Selanjutnya, jalur prestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi anak guru dan orang tua yang berpindah tugas.
Pemko Padang optimistis pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar. Keberhasilan pelaksanaan pada tahun sebelumnya menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan penerimaan murid baru.
"Alhamdulillah pelaksanaan tahun lalu berjalan aman. Masyarakat sudah semakin memahami mekanisme penerimaan murid baru. Mudah-mudahan pada tahun ajaran 2026/2027 ini seluruh proses juga berjalan lancar dan dipahami oleh masyarakat," tambah Yopi.Pendaftaran SPMB SD dan SMP Kota Padang berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Hasil seleksi untuk jenjang SD akan diumumkan pada 25 Juni 2026, sedangkan hasil seleksi SMP diumumkan pada 26 Juni 2026.
Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran melalui laman resmi SPMB Kota Padang, website Disdikbud Kota Padang, maupun layanan helpdesk yang telah disediakan. (***)
Editor : Editor
