Pertanyaan lain muncul terkait pilihan rute. Sebagian warganet menilai jalur Padang-Bukittinggi lebih mendesak karena sering macet dan dinilai lebih bermanfaat dibandingkan rute ke Muara Kalaban.
Sebagai informasi, jalur kereta api di sejumlah lintasan Sumbar tersebut memang sudah tidak aktif beroperasi dalam waktu lama. Program reaktivasi ini sebenarnya pernah digulirkan di era pemerintahan sebelumnya, namun belum terealisasi secara maksimal.
Dengan dialokasikannya anggaran Rp300 miliar, publik kini menanti kepastian jadwal pelaksanaan.
Apakah proyek ini benar-benar akan merealisasikan kembali suara lokomotif di Lembah Anai dan pinggiran Danau Singkarak, atau justru akan mangkrak lagi.Yang jelas, janji konektivasi dan penurunan biaya logistik ini menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang merata di Sumatra Barat. (***)
Editor : Editor