Padang, - Kelompok Tani (Keltan) Badunsanak Kelurahan Kampung Lapai mencatatkan sejarah pertanian modern di wilayahnya dengan melaksanakan panen perdana tanaman sayur sistem hidroponik, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lahan seluas 3 x 16 meter di samping rel kereta api Lapai ini dihadiri langsung Camat Nanggalo, David Fernando, Lurah Kampung Lapai Ardi, pengurus Lembaga Kesejahteraan Masyarakat (LKM), serta para ketua RW dan RT setempat.
Ketua Kelompok Tani Badunsanak, Fonny Kurnia Utama, SE, menjelaskan bahwa berdirinya kelompok ini bermula dari diskusi warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengajuan usulan program kepada LKM dan mendapatkan persetujuan serta dukungan.
Ia mengungkapkan, masa tanam yang berlangsung selama 45 hari ini telah memanfaatkan 600 lubang tanam yang kini siap dipanen hasilnya.
“Alhamdulillah, hari ini genap 45 hari sejak penanaman pertama dilakukan. Lahan yang kami gunakan seluas 3 kali 16 meter ini kini sudah menghasilkan sayuran yang siap dikonsumsi. Ini adalah langkah awal yang sangat membanggakan bagi kami,” ujar Fonny.
Koordinator sekaligus Pembina LKM Kelurahan Kampung Lapai, Sonny Affandi, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar agar kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai panen perdana.Menurutnya, LKM siap memfasilitasi dan membantu pendanaan pengembangan usaha tani ini agar semakin maju.
Visi besarnya adalah menjadikan budaya bertani hidroponik bukan hanya milik kelompok tani, tetapi menjadi kegiatan warga di pekarangan rumah masing-masing.
“Kami bertekad mengembangkan sistem ini di lahan-lahan tidur maupun pekarangan warga. Ini alternatif cerdas untuk membantu perekonomian keluarga dan ketahanan pangan masyarakat Kampung Lapai khususnya,” tegas Sonny.
Sementara itu, Camat Nanggalo, David Fernando, sangat mengapresiasi inovasi dan kerja keras Kelompok Tani Badunsanak dalam menerapkan teknologi pertanian modern.
Editor : Editor