Menurut Toaik, keberadaan media sebagai pilar keempat demokrasi masih sangat relevan hingga saat ini.
Meski masyarakat kini memperoleh informasi dari berbagai platform digital, media tetap memiliki keunggulan karena menjalankan proses verifikasi dan berpedoman pada kode etik jurnalistik.
Ia berharap media di Sumbar terus menjaga independensi dan profesionalisme dalam mengawal berbagai proses demokrasi ke depan.
Saat ini, kata dia, JPS juga telah memasuki periode kepengurusan baru. Dalam musyawarah terakhir, dirinya kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut.
Meski sempat meminta agar kepemimpinan diberikan kepada sosok lain, ia akhirnya menerima amanah tersebut demi keberlangsungan organisasi."Ini amanah. Karena teman-teman masih memberikan kepercayaan, ya bismillah saja," katanya.
Toaik menegaskan JPS akan terus mengambil peran dalam memperkuat literasi demokrasi, meningkatkan kualitas informasi publik, serta menjadi mitra strategis berbagai lembaga dalam membangun demokrasi yang sehat di Sumatera Barat. (***)
Editor : Editor