“Kami mengharapkan masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan tidak mencoba menerobos area yang terdampak longsor. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama kami,” kata Reza.
Sementara itu, upaya pembersihan belum dapat dilakukan secara optimal karena kondisi tebing di sekitar lokasi masih labil. Material tanah dan bebatuan dilaporkan masih terus turun dari lereng bukit, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Petugas juga menunggu kedatangan alat berat yang akan digunakan untuk membersihkan timbunan material yang menutup akses jalan utama tersebut.
Polda Sumbar bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan di lokasi agar jalur vital tersebut dapat kembali digunakan oleh masyarakat.
“Hingga saat ini akses masih ditutup total. Jalan baru akan dibuka kembali setelah dipastikan aman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.Lembah Anai merupakan salah satu jalur transportasi strategis di Sumatera Barat yang menghubungkan sejumlah daerah penting. Gangguan pada ruas jalan ini berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga aktivitas perekonomian antardaerah.
Sampai berita ini diturunkan, proses penanganan longsor masih berlangsung dan petugas tetap melakukan pemantauan secara intensif di lokasi kejadian. (***)
Editor : Editor