Selain memperkuat penyelenggaraan event budaya, Pemprov Sumbar juga terus mengoptimalkan promosi digital melalui kolaborasi dengan para influencer untuk memperkenalkan berbagai destinasi dan agenda budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata, Nova Arisne, yang mewakili Menteri Pariwisata RI, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Minangkabau 2026 ini.
Menurutnya, festival tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kebangkitan pariwisata Sumbar sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Minangkabau sebagai daya tarik wisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing global.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanah Datar, Eka Putra menegaskan bahwa Festival Minangkabau merupakan sarana memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya dan kearifan lokal kepada dunia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangkitkan sektor pariwisata dan budaya Tanah Datar pascabencana, serta menjadikan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai fondasi dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Minangkabau.“Di bawah naungan Istano Basa Pagaruyung, kita menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa Minangkabau memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan memegang teguh filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai pedoman kehidupan masyarakat,” katanya.
Editor : MS