"Bagaimana Pak Dony Oskaria? Ujungnya kita bisa berapa BUMN?" tanya Presiden.
Dony menjawab singkat bahwa target akhir jumlah perusahaan negara berada di kisaran 250 perusahaan.
"Ujungnya nanti sekitar 250, pak," jawab Dony.
Jawaban tersebut langsung mendapat respons dari Presiden.
Prabowo menilai perampingan diperlukan agar BUMN tidak lagi terbebani biaya operasional yang tinggi.
"Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. Ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung, hanya bayar overhead," tegasnya.
Menurut Prabowo, rasionalisasi harus segera diselesaikan agar perusahaan negara menjadi lebih efisien dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat."Kita sekarang mau rasionalisasi agar lebih efisien. Saya minta dalam tahun ini harus selesai," ujarnya.
Presiden menargetkan transformasi tersebut selesai dalam dua tahun sehingga seluruh BUMN memiliki tata kelola yang lebih baik.
"Dalam dua tahun kita akan membuat BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, dan lebih bekerja untuk rakyat," katanya.
Editor : Editor