Wakil Rektor III Unand, Prof. Kurnia Warman, menyampaikan bahwa hasil riset ini melahirkan model mitigasi bencana berbasis masyarakat.
Model tersebut mengintegrasikan teknologi deteksi dini, sistem evakuasi berbasis komunitas, pemanfaatan masjid sebagai pusat informasi dan tempat evakuasi, penyusunan prosedur baku, hingga program edukasi dan simulasi yang dapat diterapkan di seluruh wilayah pesisir.
Baca juga: Logo Hari Jadi Kota Padang ke-357 Resmi Diperkenalkan, Usung Tema Road to Gastronomy City
Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian, Ismail Ilyas, menyatakan bahwa perguruan tinggi berperan sebagai pusat inovasi, sedangkan BUMN hadir untuk memastikan hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan oleh Agus Riyadi yang mengakui kontribusi Sekolah Pascasarjana Unand dalam menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan kesiapsiagaan bencana di Kota Padang. (***) Editor : Editor