Sebagai tindak lanjut, Ruangguru menyatakan kesiapannya menghadirkan sistem dashboard monitoring yang memungkinkan Bupati dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memantau secara langsung aktivitas belajar, tingkat keaktifan, serta perkembangan seluruh peserta Program Dharmasraya Juara secara real time. Melalui sistem tersebut, efektivitas program dapat diukur secara lebih objektif dan menjadi dasar evaluasi berkelanjutan.
Selain itu, Bupati Annisa mengusulkan agar proses pembelajaran tidak sepenuhnya dilakukan secara daring. Menurutnya, kehadiran tutor Ruangguru secara langsung dalam beberapa kesempatan akan memperkuat interaksi, membangun kedekatan emosional, serta meningkatkan motivasi belajar para siswa.
Pada akhir pertemuan, Bupati Annisa berharap Ruangguru dapat mempertimbangkan pembukaan kelas fisik Brain Academy di Kabupaten Dharmasraya. Kehadiran pusat belajar tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran, pendampingan, serta konsultasi bagi para pelajar yang ingin mempersiapkan diri menembus perguruan tinggi terbaik maupun meningkatkan prestasi akademik.Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan Program Dharmasraya Juara sebagai salah satu program unggulan daerah dalam mencetak generasi yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan capaian akademik peserta didik, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri Dharmasraya untuk meraih pendidikan terbaik dan mewujudkan cita-cita mereka.(**)
Editor : MS
