Padang, - Pemko Padang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kembali menggelar Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan potensi, kreativitas, serta kepedulian anak terhadap hak-haknya sendiri.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang Ade Yoanda Irza menjelaskan, program ini dirancang khusus untuk melahirkan agen perubahan yang siap mendukung terpenuhinya hak anak di seluruh wilayah Kota Padang.
Partisipasi tahun ini mengalami lonjakan signifikan, tercatat sebanyak 110 peserta dari tingkat SMP dengan rentang usia 12 hingga 15 tahun mendaftar.
Keistimewaan lain, antusiasme anak berkebutuhan khusus (ABK) juga sangat tinggi, sehingga panitia menghadirkan kategori khusus Duta Anak Pejuang Disabilitas sebagai bentuk dukungan inklusivitas.
Proses seleksi berlangsung ketat melalui tiga tahapan utama:- Tahap I (Seleksi Esai): Penilaian karya tulis yang disusun peserta;
- Tahap II (Wawancara & Bakat): Menyaring menjadi 30 peserta terbaik;
- Tahap III (Grand Final): Menetapkan 14 finalis untuk tampil di malam puncak.
"Dari tahap kedua nantinya terpilih 14 finalis yang akan tampil pada acara puncak apresiasi pada 25 Juli 2026 di Youth Center Kota Padang," ujar Ade.
Editor : Editor