"Ajang ini membawa dampak positif bagi Kabupaten Limapuluh Kota, meningkatkan ekonomi masyarakat, serta menggerakkan sektor perhotelan dan tempat penginapan. Apapun event yang dilaksanakan, Payakumbuh dan Limapuluh Kota memang satu kesatuan tak terpisahkan sebagai Luak nan Bungsu. Mari kita bersama bersinergi untuk Luak Limopuluah yang lebih maju," serunya.
Suasana pembukaan semakin bergelora saat Wakil Walikota Payakumbuh, Elzadaswarman, memberikan sambutan khasnya yang penuh energi. "Joss. Selamat datang kepada seluruh peserta biliar dari Sumbar, Riau, dan Jambi. Semoga menyuguhkan performa terbaik," tuturnya menyemangati penonton dan atlet.
Sebelimnya ketua panitia pelaksana, Aking Romi Yunanda, mengungkapkan, pemilihan 36 Pool Billiard dan Cafe sebagai venue tunggal didasarkan pada kesiapan dan kelayakan fasilitas premium yang dimiliki tempat tersebut. Lokasi ini dinilai memiliki standar meja turnamen serta sistem pencahayaan yang sangat baik, ditambah area kafe yang representatif dan nyaman bagi penonton yang hadir memberikan dukungan.
Turnamen adu akurasi dan taktik ini dijadwalkan akan terus bergulir maraton hingga malam nanti untuk menentukan siapa jawara sejati yang berhak memboyong piala utama PWI Bhayangkara Cup I. (***) Editor : Editor
