Padang, - Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi Tim Peneliti SETARA Institute di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan ini membahas hasil pemantauan Indeks Kota Toleran (IKT) serta langkah-langkah memperkuat harmoni dan nilai keberagaman di Kota Padang.
Turut hadir Koordinator Peneliti SETARA Institute Ikhsan Yosarie, Peneliti Kasyfil Aziz, Kepala Kemenag Kota Padang Yasril, Kepala Kesbangpol Syahendri Barkah, Ketua FKUB Kota Padang Prof. Salmadanis, serta perwakilan organisasi keagamaan dan masyarakat sipil.
Fadly Amran menegaskan Padang adalah kota majemuk yang dihuni beragam etnis mulai Tionghoa, India, hingga berbagai suku nusantara.
Keberagaman ini harus menjadi kekuatan yang dijaga lewat dialog terbuka, mediasi, dan semangat persaudaraan.
"Kota Padang penuh dinamika yang bisa memicu miskomunikasi. Sebagai pemimpin, kita wajib menciptakan kerukunan dan mengutamakan jalan tengah agar tidak terjadi perpecahan," ujar Fadly.Sebagai bukti nyata komitmen, Pemko Padang akan menggelar Padang Harmony Festival atau Padang Multi-etnis Festival sebagai agenda utama peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada Agustus mendatang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ciri khas yang memperkuat citra Padang sebagai kota yang ramah, toleran, dan harmonis.
Ikhsan Yosarie memuji perkembangan pesat toleransi di Padang dalam satu hingga dua tahun terakhir.
"Komitmen Wali Kota sangat terlihat lewat pernyataan terbuka dan kunjungan langsung ke kelompok minoritas hal yang belum tentu dilakukan daerah lain," katanya.
Editor : Editor
