"Huntap di Sungkai akan dibangun oleh Kementerian PKP lengkap dengan prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, dan jaringan air minum. Pemko Padang juga menyiapkan sumber air minum. Huntap ini nantinya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pauh," jelas Tri Hadiyanto.
Pemko Padang juga telah membeli lahan tambahan seluas sekitar 1,2 hektar yang dapat menampung sekitar 85 unit rumah.
Saat ini sedang berlangsung proses pengadaan lahan tambahan seluas sekitar 2,2 hektar.
Secara keseluruhan, Pemko Padang menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang.
Tri Hadiyanto menambahkan bahwa Pemko Padang juga akan membangun Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU) di kedua kawasan, meliputi jalan lingkungan, irigasi, serta sarana pendukung lainnya.
Pekerjaan PSU direncanakan akan segera dimulai dalam waktu dekat, tepatnya pada minggu depan."Kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Terima kasih juga kepada Kementerian PKP RI yang telah membangun Huntap di kawasan Sungkai," ungkap Maigus Nasir.
Pembangunan Huntap di kawasan Balai Gadang difokuskan pembangunan fisik rumah oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, sementara Pemko Padang menyiapkan prasarana penunjang.
Tahun ini, Pemko Padang menargetkan pembangunan 141 unit Huntap di Balai Gadang dan 183 unit di Sungkai, guna mempercepat pemulihan dan kesejahteraan warga terdampak banjir bandang di Kota Padang. (***)
Editor : Editor



