Jakarta, - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, menghadiri Opening Ceremony The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat komitmen pengembangan energi panas bumi sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Presiden INAGA Julfi Hadi, Dirut PT Pertamina Geothermal Energy Ahmad Yani, serta kepala daerah dan pelaku industri energi global.
Mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia”, forum internasional tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan sektor energi, pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan investor guna membahas percepatan pengembangan energi panas bumi di Indonesia.
Zigo Rolanda menilai geothermal atau energi panas bumi memiliki peran penting dalam mendukung transisi energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan jangka panjang.“Geothermal merupakan salah satu energi strategis yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional. Potensi yang kita miliki sangat besar dan harus terus didorong agar mampu mendukung target transisi energi Indonesia,” kata Zigo Rolanda di sela kegiatan.
Politisi asal Sumatera Barat itu mengatakan pengembangan energi panas bumi tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan investasi di berbagai wilayah yang memiliki potensi geothermal.
Ia menegaskan bahwa pengembangan energi panas bumi perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun pelaku usaha.
Dengan kolaborasi yang kuat, Indonesia dapat mempercepat pemanfaatan energi bersih yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Editor : Editor