InJourney Airports Dorong Pelayanan Pariwisata Sumbar Berbasis Budaya Minangkabau

PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Minangkabau (InJourney Airports) menyelenggarakan Minangkabau Experience Service Bootcamp & Pelatihan SAR di Hotel ZHM Premiere Padang, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ist)
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Minangkabau (InJourney Airports) menyelenggarakan Minangkabau Experience Service Bootcamp & Pelatihan SAR di Hotel ZHM Premiere Padang, Selasa (1/9/2026). (Foto: Ist)

Padang, - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau (InJourney Airports) menyelenggarakan “Minangkabau Experience Service Bootcamp & Pelatihan Search and Rescue (SAR)” di Hotel ZHM Premiere Padang, Selasa (1/9/2026).

Mengusung tema “Empowering Service Excellence through Minangkabau Culture with Safety First”, kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai daerah di Sumatera Barat sebagai bagian dari komitmen memperkuat ekosistem pariwisata daerah.

Bootcamp dirancang untuk memperkuat pemahaman pelaku wisata mengenai pentingnya pelayanan yang ramah, profesional, autentik, dan berorientasi pada pengalaman wisatawan.

Nilai-nilai budaya Minangkabau dijadikan fondasi membangun karakter pelayanan yang memperkuat identitas destinasi Sumatera Barat.

Feni Lindriany, Branch Comm & CSR Departement Head yang mewakili General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, menjelaskan pengalaman wisatawan tidak hanya dibentuk oleh keindahan destinasi, melainkan juga oleh bagaimana mereka diterima, dilayani, dan berinteraksi dengan masyarakat.

“Karena itu, kami ingin mendorong agar nilai-nilai budaya Minangkabau menjadi bagian dari kekuatan dalam menghadirkan service excellence di destinasi-destinasi wisata Sumatera Barat,” ujarnya.

Feni menambahkan, Pokdarwis memegang peran strategis karena berinteraksi langsung dengan wisatawan di lokasi destinasi.

Penguatan kapasitas diharapkan melahirkan standar pelayanan yang lebih baik sekaligus menghadirkan pengalaman wisata yang kaya akan kearifan lokal.

“Semangat basamo menjadi penting dalam membangun pariwisata Sumatera Barat. Bandara adalah pintu gerbang kedatangan, namun pengalaman wisatawan berlanjut di destinasi. Dibutuhkan kolaborasi agar pelayanan tetap konsisten,” tambahnya.

Selain penguatan pelayanan dan keramahan, kegiatan juga dibekali Pelatihan SAR untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan keselamatan.

Editor : Editor
Banner JMSI 2026
Bagikan

Berita Terkait
Terkini